MENU LAYANAN
CEK PERKARA
DATA PERKARA
REALISASI ANGGARAN
TRANSPARANSI
KEARSIPAN
STATISTIK
GALERI
 
 

Arsip Majalah .


INFORMASI & KEBIJAKAN UMUM

Edisi Ke 4 : Sengketa Ekonomi Syariah, Publik Percaya Peradilan Agama

Majalah Peradilan Agama Edisi 4 (Juli 2014): Sengketa Ekonomi Syariah, Publik Percaya Peradilan Agama. Berikut ini adalah kutipan salam redaksi.

Maaf, Telat Tiga Bulan
Untuk mendapatkan sesuatu, kita harus kehilangan sesuatu.

Pembaca yang budiman, kita telah sama-sama membuktikan kebenaran ungkapan lama itu. Sepanjang bulan Ramadhan, pada siang hari kita telah kehilangan hak untuk mengusir lapar dan dahaga. Namun begitu maghrib tiba, kita dapat melahap makanan dan minuman yang berlipat-lipat kadar nikmatnya. Kenikmatan itu kian bertambah ketika Idul Fitri tiba. Seusai sebulan penuh mengekang godaan-godaan ragawi, jiwa kita pun meraih kemenangan yang hakiki.

Sungguh kami sangat bahagia, kami dapat menyuguhkan majalah ini menjelang Idul Fitri datang. Kami berharap majalah ini bisa menjelma jadi menu spesial—melengkapi menu-menu lain seperti ketupat, sirup, kurma dan aneka kue lebaran.

Namanya menu spesial, tentu harus mengandung sesuatu yang istimewa. Jika nasi goreng cukup diberi telur dadar dan irisan daging ayam untuk bisa disebut nasi goreng spesial, bagaimana mengemas majalah yang telah telat tiga bulan ini jadi majalah spesial?

Itulah pertanyaan, sekaligus tantangan berat yang mesti kami jawab dan kami buktikan. Ya, edisi ke-4 majalah ini mestinya terbit tiga bulan silam. Namun ada saja kendala yang menimpa. Dengan keyakinan penuh bahwa kehadiran majalah ini ditunggu-tunggu para pembaca setia, juga dengan tekad untuk memperpanjang umur majalah yang baru masuk tahun ke-2 ini, kamipun tidak mau lempar handuk.

Ada banyak menu yang kami yakini sebagai menu spesial yang kami suguhkan kali ini, selain liputan khusus perihal kepercayaan publik terhadap peradilan agama dalam menangani sengketa ekonomi syariah. Pada edisi ini kami juga punya sajian baru, berupa menu Hisab Rukyat dan wawancara khusus dengan Dekan Fakultas Hukum UI dan Dekan Fakultas Hukum dan Syariah UIN Jakarta.

Demi menghasilkan menu-menu spesial dan baru itu, kami rela kehilangan waktu istirahat kami. Akhir pekan, hari-hari yang sebenarnya menjadi haknya keluarga, kerap kami manfaatkan untuk merampungkan penggarapan majalah edisi ke-4 ini. Kadang terasa melelahkan sih. Tapi rasa lelah itu terbayar lunas dengan kepuasan batin kami dapat menyuguhkan majalah ini ke hadapan para pembaca dari Aceh hingga Papua.

Ya, bukankah untuk mendapatkan sesuatu, kita harus rela kehilangan sesuatu?

Akhirnya, dengan kerendahan hati, izinkan kami mohon maaf, dhohir dan batin, terutama atas terlambatnya penyajian majalah edisi ke-4 ini. Mohon maaf pula atas kesahalan dan kekhilafan kami selama setahun ini.

Selamat membaca dan selamat ber-Idul Fitri!


Unduh Majalah Peradilan Agama Edisi Ke 4



BERITA TERKAIT :


Edisi Ke 4 : Sengketa Ekonomi Syariah, Publik Percaya Peradilan Agama
 
     

 
MENU UTAMA

INFO BIAYA PERKARA
POLLING
Apakah anda setuju jika perkawinan beda agama dilegalkan di Indonesia?
 
KUNJUNGAN

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini47
mod_vvisit_counterKemarin658
mod_vvisit_counterMinggu Ini2230
mod_vvisit_counterMinggu Lalu4191
mod_vvisit_counterBulan Ini14300
mod_vvisit_counterBulan Lalu30731
mod_vvisit_counterSeluruhnya2521342

BANNER INSTANSI
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

BANNER ORGANISASI
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner