Indonesian Arabic English
 
 
MENU LAYANAN
INFO BIAYA PERKARA
CEK PERKARA
DATA PERKARA
REALISASI ANGGARAN
TRANSPARANSI
KEARSIPAN
STATISTIK
GALERI
 
 

Arsip Berita Kegiatan . Berita Pilihan .

INFORMASI & KEBIJAKAN UMUM
Pengadilan Agama Palembang Tindaklanjuti Bedah Berkas

PA Palembang - Hasil bedah berkas yang digelar PTA Palembang akan ditindaklanjuti PA Palembang. Beberapa permasalahan yang ditemukan dalam kegiatan itu akan segera diperbaiki.

Demikian disampaikan Ketua PA Palembang, H. Helminizami, S.H., M.H. dalam apel pagi yang dilaksanakan hari Senin (7/5). Dalam kesempatan itu Ketua menyampaikan beberapa poin penting dari kegiatan Bedah Berkas yang digelar pekan lalu lalu di Kabupaten Lahat. Beberapa permasalahan yang segera harus diperbaiki, diantaranya seperti Penetapan Majelis Hakim (PMH), Penetapan Hari Sidang (PHS), Berita Acara Persidangan (BAP), Surat Panggilan Sidang (Relaas), dan Putusan atau Penetapan.

“Dalam prakteknya ini merupakan hal biasa yang terjadi di Pengadilan,” ujar Ketua PA Palembang.

Sekadar diketahui, kegiatan Bedah Berkas tahun ini mengusung tema “Unified Legal Opinion And Unified Legal Frame Work“ dan secara resmi dibuka oleh Hakim Agung, Dr. H. Muktar Zamzami, S.H., M.H.

Dalam kegiatan itu, Ketua, Wakil Ketua dan Hakim Pengadilan Agama (PA) se-wilayah Sematera Selatan dan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang membuka forum bersama dan membahas Berkas Perkara dalam Bundel-A dari masing-masing Satuan Kerja.

Ketua PA Palembang mengungkapkan, saat ini seluruh satker di wilayah PTA Palembang sedang mengadakan percepatan dalam penyelesaian perkara untuk meminimalisir penumpukan perkara pada tahun ini.

Sebagai  tindaklanjut dari hasil kegiatan tersebut, Ketua meminta kepada seluruh unsur yang terlibat untuk meningkatkan ketelitian dan pengetahuan dalam bekerja. Beliau menekankan bahwa ketelitian dan pengetahuan tersebut sangat penting sekali dan harus ditingkatkan.

“Jangan sampai persoalan serupa terulang lagi pada nantinya,” tandasnya.

Hal lain yang patut menjadi perhatian adalah berdasarkan validasi data perkara pada Aplikasi SIADPA Plus yang di upload secara online ke Portal Layanan Informasi Perkara Peradilan Agama, ada sejumlah data yang salah dan jumlahnya cukup signifikan.

Sebagai contoh disebutkan berdasarkan hasil rekapan tersebut telah ditemukan perkara yang sangat fatal kesalahannya. “Masih dipelajari apakah ada unsur kesengajaannya atau murni kesalahan karena kurang teliti,” tuturnya.

Ketua PA Palembang mengingatkan, jika benar merupakan penyelewengan maka akan dilakukan penindakan tegas.

Hal terakhir yang perlu menjadi perhatian adalah jam kerja. Berdasarkan hasil Rakerda yang lalu,  diputuskan bahwa jam kerja Pengadilan Agama lebih cepat setengah jam dari sebelumnya. Jika sebelumnya masuk kerja pukul 8.00 Wib sekarang menjadi 7.30 Wib.

“Demikian pula dengan jam pulang kerja, semula pukul 17.00 Wib menjadi 16.30 Wib. Perubahan ini akan kita umumkan melalui Website dan Papan Pengumuman di kantor agar masyarakat mengetahuinya,” pungkasnya.

 
     
GRAFIK PERKARA TAHUN 2014
 
MENU UTAMA

LINK APLIKASI






POLLING
Efektifkah penyajian informasi website pengadilan agama palembang?
 

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini828
mod_vvisit_counterKemarin697
mod_vvisit_counterMinggu Ini1525
mod_vvisit_counterMinggu Lalu6389
mod_vvisit_counterBulan Ini828
mod_vvisit_counterBulan Lalu27102
mod_vvisit_counterSeluruhnya395882


BANNER INSTANSI
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

BANNER ORGANISASI
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner