MENU LAYANAN
CEK PERKARA
DATA PERKARA
REALISASI ANGGARAN
TRANSPARANSI
KEARSIPAN
STATISTIK
GALERI
 
 

Arsip Berita Kegiatan . Berita Aktual .


INFORMASI & KEBIJAKAN UMUM

Berita Aktual
Tunjangan Panitera Pengadilan Tingkat Banding Meningkat

Jakarta l Badilag.net - Satu per satu kabar baik untuk aparat peradilan bermunculan. Setelah tunjangan hakim dipastikan naik sejak Presiden RI menandatangani PP 94/2012, belum lama ini muncul kabar gembira untuk jajaran kepaniteraan di pengadilan tingkat banding.

Mahkamah Agung mengambil kebijakan untuk menyeragamkan jumlah tunjangan panitera pengadilan tingkat banding dari empat lingkungan peradilan sebesar tunjangan pengadilan tingkat banding tipe A.

Dengan kebijakan ini, di seluruh pengadilan tingkat banding, kini tiap bulan panitera mendapat tunjangan Rp 3.250.000; wakil panitera Rp 1.260.000; panitera muda Rp 540.000; dan panitera pengganti Rp 460.000.

Sebelumnya, jumlah tunjangan panitera pengadilan tingkat banding dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe pengadilan. Untuk pengadilan tingkat banding biasa (bukan tipe A), panitera memperolah tunjangan Rp 2.025.000; wakil panitera Rp 1.260.000; panitera muda Rp 530.000; dan panitera pengganti Rp 450.000.

Kebijakan tersebut didasarkan pada Keputusan Ketua MA Nomor 137/KMA/SK/VIII/2012 tentang Perubahan Atas Keputusan Ketua MA Nomor 143/KMA/SK/VIII/2007 tertanggal 24 Oktober 2012.

Pada diktum menimbang, Ketua MA Hatta Ali mengatakan bahwa Keputusan Menteri Kehakiman dan HAM Nomor M.4725.kp.04.04 Tahun 2003 sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan organisasi MA dan badan peradilan di bawahnya setelah satu atap. Keputusan Menteri tersebut mengatur tentang penetapan eselon jabatan sekretaris pada 11 pengadilan tinggi tipe A dan eselon sekretaris pada 15 pengadilan negeri kelas IA khusus di lingkungan Departemen Kehakiman dan HAM.

Selain itu, Ketua MA memandang Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2007 tentang Tunjangan Panitera tidak adil. Sebab, Perpres tersebut membedakan besaran tunjangan panitera di pengadilan tingkat banding tipe A dan tipe B.

“Karena untuk Ketua, Wakil Ketua, Hakim Tinggi dan Wakil Panitera ternyata tidak ada perbedaan antara tipe A dan tipe B, maka semestinya untuk tunjangan panitera juga tidak dibedakan,” tulis Ketua MA.

Pada diktum menetapkan, Ketua MA menegaskan bahwa semua pengadilan tingkat banding merupakan kawal depan MA di daerah yang memiliki kedudukan dan derajat yang sama. Semua pengadilan tingkat banding tidak dibedakan tipe maupun kelasnya.

Karena itu, tunjangan panitera pengadilan tinggi, pengadilan tinggi agama, pengadilan tinggi tata usaha negara dan pengadilan militer tinggi dibayar sesuai dengan tunjangan panitera pengadilan tingkat banding tipe A sebagaimana ditentukan dalam Perpres 24/2007.

Akan dirapel?

Yang  patut dicermati, dalam SK 137/2012 Ketua MA mengatakan bahwa kebijakan ini berlaku sejak tanggal 24 Agustus 2007 atau tanggal ditetapkannya SK 143/2007.

Apakah itu berarti selisih tunjangan panitera yang belum dibayarkan sejak tahun 2007 itu akan dirapel?

“Kita usahakan agar tunjangan panitera pengadilan tingkat banding dirapel sejak tahun 2007,” ujar Sekretaris MA Nurhadi di forum Rakernas MA yang berlangsung di Manado, pekan kemarin.

Tunjangan Panitera Pengadilan Tingkat Banding Meningkat
 
     

 
MENU UTAMA

INFO BIAYA PERKARA
POLLING
Apakah anda setuju jika perkawinan beda agama dilegalkan di Indonesia?
 
KUNJUNGAN

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini28
mod_vvisit_counterKemarin658
mod_vvisit_counterMinggu Ini2211
mod_vvisit_counterMinggu Lalu4191
mod_vvisit_counterBulan Ini14281
mod_vvisit_counterBulan Lalu30731
mod_vvisit_counterSeluruhnya2521323

BANNER INSTANSI
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

BANNER ORGANISASI
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner